Bali beach
NIKMATI BERPETUALANG DI AMERIKA

Las Vegas

Mendengar nama ini yang terbersit dalam benak kita adalah kota perjudian. Casino, kartu, dadu, dan Las Vegas, kata-kata tersebut jelas mencitrakan perjudian. Memikirkan kota Las Vegas ini seperti membayangkan surga bagi semua orang terutama untuk orang-orang yang menyukai segala sesuatu atau permainan-permainan yang “mengadu nasib”.

Tetapi di balik semua kemewahan dan “keberuntungan” yang ditawarkan, mobil keren, party-party yang identik dengan bir dan alkohol, prostitusi, mobil mewah-ferrari, porsche, hummer, dan juga kota ini juga merupakan gudangnya selebritis dunia.

Ungkapan “what you do in vegas stay in vegas”

Tiada hal lain yang bisa dinikmati di Las vegas selain judi. Mungkin terdengar suatu hal yang negatif tetapi itulah faktanya. Berikut adalah cerita menarik yang dialami oleh arya kontributor sebuah majalah ternama yang berasal dari jakarta.

Lima tahun setelahnya ia mengunjungi Atlantic City – Kota Judi Pantai Timur Amerika, maka pada tahun 2000 saya berkesempatan mengunjungi Las Vegas, Kota Judi Pantai Barat Amerika.

Sebenarnya ia tidak suka berjudi atau sesuatu yang berbau gambler, entah kenapa Arya malah punya kesempatan mengunjungi kedua tempat ini jadi ia berpikir mungkin Tuhan sedang menguji imannya walaupun terus terang beberapa kali dengan mencoba juga peruntungan memainkan Jackpot yang pakai quarter.

Kota Las Vegas ini benar-benar kota judi, dimulai dari airport sampai masuk ruang tunggunya pun airport ada Jackpot nya. Arya menginap di Hotel Excalibur didepan MGM Hotel, salah satu hotel yang terkenal Las Vegas yaitu Flamengo Hotel.

Kota Las Vegas terkenal dengan rate hotel nya yang terjangkau untuk menginap, makanan yang murah dan keamanan selama 24 jam. Kita yang datang ke Las Vegas akan tetap merasa aman walaupun naik bus di tengah malam karena kota ini aman.

Dan ada cerita menarik kadang ada nenek tua yang datang hanya untuk main jackpot beberapa kali kemudian pulang, tidak perduli menang atau kalah, seakan-akan hal itu sudah menjadi rutinitas sehari-hari seperti berolahraga atau rutinitas minum vitamin saja.

Disemua sudut Hotel apapun pasti ada tempat judi dan bermacam-macam judi ada, dari yang paling simpel seperti Jackpot sampai bacarat dan pacuan kuda yang ditayangkan langsung juga ada. Tidak ada jam dinding dan juga resepsionis yang tertutup atau terhalang dinding menyebabkan suasana didalam lobby hotel tidak ada bedanya selama waktu 24 jam. Tidak ada atau jarang sekali ada TV didalam kamar hotel karena memang tamu dikehendaki paling tidak main judi dan tidak hanya nonton TV saja.

Setiap hotel pasti menyediakan acara sendiri-sendiri, seperti hotel Excalibur tempat saya tinggal ada pertunjukan naga yang muncul dari kolam, pada jam tertentu ada arak-arakan kerajaan diiringi dengan para pengawal atau juga sirkus. Pokoknya tamu diharapkan sebisa mungkin tinggal dalam hotel dan menghabiskan uangnya.

Sungguh hal yang menakjubkan melihat kota yang terletak didaerah gurun bisa gemerlapan dan seakan tidak pernah tidur. Las Vegas memang benar-benar kota judi. Meski Genting Highland, Macau, dan Monte Carlo terus berbenah, hingga saat ini kebesaran Las Vegas sebagai kota judi belum tertandingi.

Seperti tercatat Guinness Book of Record, tahun 2000 saja, Las Vegas yang berada di Negara Bagian Nevada, AS, mendulang penghasilan Rp 72 triliun. Pada tahun itu, Las Vegas didatangi 35 juta pengunjung.

Umumnya, bandar udara di AS seperti La Guardia (New York), O’Hare (Chicago), Sky Harbour (Phoenix), Los Angeles International Airport (Los Angeles), maupun Will Rogers (Oklahoma City) tidak memisah ruang tunggu untuk penumpang yang akan berangkat dan baru tiba.

Dikota judi ini Las Vegas banyak tempat yang bisa didatangi misalnya saja The Venetian, suasana Venesia benar-benar muncul. wisatawan yang datang bisa naik gondola menyusuri “kanal-kanal” yang ada.

Suasana Italia pun terasa kental karena para pendayung gondola itu mengenakan pakaian khas Italia. Apalagi sayup-sayup terdengar lagu-lagu Italia dinyanyikan dari toko-toko yang ada di sepanjang “kanal”.

Pengunjung juga bisa menikmati suasana latin di Las Vegas. Di Rio Hotel & Casino, setiap 30 menit, pengunjung kasino maupun tamu hotel bisa menikmati atraksi tari dan akrobat di angkasa, Masquerade Show in The Sky.

Para pemainnya didatangkan dari Brasil. Tak heran bila pertunjukan ini sangat ditunggu-tunggu. Karena selain menyanyi dan menari, pria bertubuh kekar dan wanita berpakaian seksi yang melintas di atas, melempar-lempar kalung warna-warni dengan tulisan Rio. Tak ayal, para pengunjung pun berebut untuk mendapatkan kalung tersebut..

Suasana Timur Tengah pun ada di Las Vegas. Di Luxor misalnya, sesuai namanya yang diambil dari tempat wisata di Mesir, para wisatawan bisa menikmati tempat-tempat wisata yang ada di Mesir. Bangunan utama hotel dan kasino ini berbentuk piramid. Di depannya berdiri tegak Sphynx, patung singa dengan kepala manusia.

Di tempat ini, para wisatawan juga bisa menonton film tentang cara pembuatan piramid.Terlepas dari masalah judinya, Las Vegas memang objek wisata menarik untuk dikunjungi. Kota yang berada di tengah-tengah gurun Nevada ini benar-benar sebagai pusat hiburan dunia. Oleh karena itu. Las Vegas pun layak menyandang julukan miniatur dunia.