Bali beach
NIKMATI BERPETUALANG DI AMERIKA
April 3rd, 2011

Hari Natal atau Christmast dalam bahasa Inggris merupakan salah satu hari libur terbesar di akhir tahun yang jatuh pada tanggal 25 Desember. Hari Natal merupakan hari keagamaan orang Kristen dan Katolik memperingati lahirnya Yesus Kristus yang dipercaya sebagai penyelamat ke dunia. Namun, hari Christmast di Amerika dirayakan oleh semua orang sebagai acara untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Saat Natal di bulan Desember biasanya jatuh pada saat musim dingin, saat salju turun.

Suasana perayaan Natal sudah mulai terasa dari awal bulan Desember. Banyak orang menghiasi rumah mereka dengan dekorasi Natal seperti pohon Natal yang biasanya adalah pohon cemara, ucapan Merry Christmas dipasang di pintu depan dan berbagai pernak-pernik Natal. Karena jatuh pada musim dingin, orang Amerika sering memanfaatkan salju turun untuk membuat boneka salju. Selain itu, salju turun pada musim dingin ini juga dimanfaatkan untuk bermain salju dan main ski.

Pada malam sebelum hari Natal, orang biasanya pergi ke gereja untuk beribadah. Biasanya di gereja juga dibuat gua Natal sebagai replika tempat kelahiran Yesus Kristus. Dan pada malam hari Natal, seluruh keluarga berkumpul makan malam bersama dan mengobrol. Acara tukar kado juga menjadi tradisi di hari raya Natal untuk menunjukkan pentingnya saling memberi dan menerima. Ucapan Merry Christmast saling diberikan satu sama lain, suasana kegembiraan dan keakraban selalu dirindukan pada saat Natal.

Hari Natal juga identik dengan munculnya Santa Clause, seorang Santa dengan jubahnya yang suka memberikan hadiah bagi anak-anak. Hal ini menunjukkan bagaimana Natal bermakna untuk saling berbagi satu sama lain. Seringkali di perusahaan, supermarket, restoran maupun toko-toko menyediakan tempat khusus untuk diisi sumbangan pakaian atau makanan oleh orang yang melintas. Sumbangan ini selanjutnya akan diberikan kepada orang miskin.

Hal menarik lain yang terjadi saat perayaan Christmast adalah adanya parade besar-besaran di Amerika. Parade ini terdiri dari orang-orang dan kendaraan dengan kostum yang menarik berjalan melintasi kota. Tidak jarang parade Natal juga menyuguhkan atraksi yang unik dan menarik.

March 31st, 2011

Siapa yang tidak pernah mendengar tempat wisata di Amerika Serikat, Air terjun Niagara? Air terjun Niagara sangat terkenal karena keindahannya dan benar-benar menunjukkan keagungan Sang Pencipta. Air terjun Niagara terletak di daerah perbatasan antara negara bagian Amerikas Serikat yakni New York dan propinsi Ontario di Kanada. Disebut Niagara karena air terjun ini terletak di Sungai Niagara. Air terjun ini berjarak 27 km dari New York atau 120 km dari Ontario, Kanada.

Air terjun ini tidak terlalu tinggi tetapi sangat lebar dan terkenal di dunia dan merupakan air terjun yang memiliki jatuhan air paling kuat di Amerika Utara. Jadi jika Anda berkesempatan berkunjung ke Amerika Serikat atau Kanada, jangan lupa untuk menyaksikan kedahsyatan air terjun Niagara ini. Jutaan orang telah mengunjungi tempat wisata ini setiap hari. Beberapa orang berpendapat bahwa air terjun Niagara lebih bagus dan lebih cantik jika dipandang dari Kanada. Jika melihat dari sisi Kanada di malam hari, air terjun akan disoroti oleh lampu yang menerangi kedua sisinya. Tempat wisata ini memang dibuka dari pagi hingga malam hari.

Air terjun Niagara terbentuk saat gletser turun pada masa berakhirnya zaman es terakhir dulu. Selain keindahan dari air terjunnya, seringkali muncul pelangi yang menghiasi air terjun. Saat itu air terjun Niagara sungguh sangat terlihat indah dan cantik. Di tempat wisata air terjun Niagara, New York juga menawarkan wisata kapal pesiar, para penumpang akan dibawa menyusuri pusaran air di bawah air terjun. Selain sebagai objek wisata, air terjun Niagara juga digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga air terbesar terutama di Amerika Serikat.

Air terjun Niagara juga menawarkan indahnya permainan lampu pada malam hari. Pada saat musim dingin di Amerika Serikat maupun Kanada, diadakan festival cahaya musim dingin. Pada festival ini, air terjun akan disinari dengan cahaya lampu berwarna yang spektakuler, ada ratusan animasi cahaya yang keren. Bahkan Disney dan beragai pesona dunia lain akan ditampilkan pada festival ini.

March 24th, 2011

Kalau kita berbicara tentang penduduk asli yang telah hidup dan berkembang di Amerika Utara, maka mereka telah ribuan tahun ada sebelum Amerika Serikat terbentuk. Secara historis, telah ditemukan bahwa ada sekitar 500 bahasa asli berbeda yang digunakan di Amerika Utara.

Nama indian digunakan secara tradisional dalam budaya Amerika dan sejarah yang ada di dalamnya. Istilah ‘penduduk asli’ menjadi populer beberapa lama kemudian, tetapi keduanya umum digunakan saat ini dan tidak harus dipertimbangkan mana yang lebih baik dari yang lain, meskipun masing-masing orang memiliki opini pribadi.
Berbicara tentang sejarah penduduk asli, tak bisa dilupakan ketika orang Eropa pertama kali datang ke Amerika Utara pada abad ke-16 dan 17, ada sekitar sepuluh juta orang indian yang mendiami negara ini.

Hal ini diyakini bahwa penduduk asli Amerika pertama tiba pada zaman es terakhir, sekitar 20.000 – 30.000 tahun yang lalu dan bahwa mereka datang melintasi timur laut Siberia ke Alaska. Suku Indian yang telah masuk dalam dokumentasi sejarah sebagai budaya tertua di Amerika Utara adalah Sandia, Clovis dan Folsom. Nama indian pertama kali diberikan oleh christoper colombus yang memiliki kepercayaan keliru bahwa daratan dan pulau-pulau di Amerika adalah bagian dari Hindia, di Asia. Sejarah Indian merupakan bagian kecil dari sejarah asli Amerika dengan pengetahuan mengenai fakta-fakta seputar penduduk asli Amerika, tempat-tempat yang mereka huni dan mata rantai dari legenda budaya mereka yang berbeda, karya seni serta kerajinan, ilmu pengetahuan dan kecintaan mereka terhadap alam.

Walaupun kebebasan cara hidup kuno mereka telah hilang, agama, budaya, legenda, dan semangat indian Amerika akan selalu bertahan. Kita bisa mempelajari lebih lanjut tentang suku-suku Apache, Cheyenne, Cherokee, Blackfoot, Lakota, dan indian Pueblo. Baca juga tentang legenda penduduk asli amerika, pemimpin (seperti Geronimo), pahlawan, dan pertempuran besar. Serta pahami kepercayaan-kepercayaan dari indian Blackfoot dan Cheyenne serta latar belakarang cerita rakyat Navajo, sehingga kita bisa lebih mengerti akan budaya Amerika yang dahulu pernah ada di benua ini.

March 14th, 2011

Cowboy adalah seorang penggembala pada zaman tradisi Amerika Serikat dulu. Pada awalnya cowboy kebanyakan orang Indian dan Meksiko namun berkembang luas ke orang Amerika Serikat. Cowboy dapat dibilang merupakan profesi tersendiri dan memang memerlukan keterampilan khusus. Untuk menjadi cowboy harus terampil dalam menunggang kuda dan rodeo. Selain itu, keterampilan seperti menembak dan menggembalakan ternak juga penting.

Seorang cowboy biasanya memakai celana kulit. Selain itu, mereka memang memiliki peralatan yang khas yakni sepatu cowboy dan topi cowboy. Sepatu cowboy merupakan sepatu yang panjangnya sampai lutut dan menutupi celana jins. Sepatu cowboy memang kokoh dan gagah sesuai dengan pekerjaan menunggang kuda dan menggembalakan ternak. Selain itu, sepatu cowboy juga terbuat dari bahan yang kuat untuk menunjang aktivitas cowboy yang aktif. Selain sepatu, topi cowboy juga menjadi perlengkapan yang penting. Fungsi utamanya tentu melindungi kepala dari sinar matahari terlebih seorang cowboy memang bekerja di lapangan, di ladang dan mengembara. Topi cowboy memiliki tepi topi yang lebar supaya lebih melindungi dari sinar matahari. Selain itu, topi cowboy biasanya dibuat dari bahan yang tahan air dan memiliki pita penahan keringat.

Pada zaman dulu, para cowboy suka melintas di wilayah Oklahoma dari negara bagian Texas. Para cowboy ini diupah untuk bertugas menggiring ternak dari wilayah Texas di selatan Oklahoma menuju ke utara yakni daerah Kansas. Oleh sebab itulah, cowboy identik dengan daerah Texas. Binatang ternak tersebut pada akhirnya akan dijual ke wilayah timur dengan memakai jasa kereta api. Pada masa kemunculan cowboy, banyak pula bandit yang mencoba merusak ketentraman warga dengan mencuri dan merampok karena pada masa ini penegakan hukum memang rendah.

Hal lain yang menjadi khas cowboy di Amerika Serikat adalah rodeo. Rodeo merupakan olahraga keterampilan yang lahir dari keterampilan berternak. Rodeo sering dijadikan kompetisi oleh para cowboy untuk menunjukkan keterampilan dalam menunggangi ternak termasuk banteng, mengikat tali dan melemparkan ke hewan ternak, menunggangi sadel, dan menjalani balap. Rodeo memang merupakan keterampilan yang diperlukan oleh seorang cowboy sejati.

« Previous EntriesNext Entries »